Perkembangan Teknologi Memori

Memori adalah bagian komputer untuk menyimpan data. Memori dibagi 2 kelompok, yaitu.....
A. Memori Internal
        Letaknya terpasang pada motherboard. Memori Internal ada 3 jenis:
1) Random Access Memory(RAM)



       Memori yang isinya dapat diganti-ganti dan mengingat data selama terdapat arus listrik. Ditemukan oleh Robert Dennard, 1968. Saat itu, diperlukan 5volt untuk frekuensi 4,77MHz, access-time 200ns. DRAM(1970) diciptakan untuk memperbarui informasi setiap interval waktu tertentu. Frekuensinya 4,77MHz-40MHz. FPMDRAM(1987) ditemukan dan langsung dikenal masyarakat sebagai "DRAM". Frekuensinya 16MHz-66MHz, access-time 50ns serta mampu mengolah data 188,71MB/s. EDODRAM(1995) menyempurnakannya dengan memperbolehkan CPU mengakses memori 10-15% lebih banyak serta mempersingkat read cycle sehingga dapat meningkatkan kinerjanya 20%.
       Tahun1997, Kingdom menciptakan SDRAMPC66 yang dapat bekerja pada frekuensi yang sama dengan prosesor, yaitu 66MHz, tegangan 3,3V serta access-time 10ns. SDRAM berkembang, dari SDRAMPC100 berfrekuensi 100MHz, tegangan 3,3V, access-time 8ns serta mengalirkan data 800MB/s, SDRAMPC133, ciptaan Viking(1999), berfrekuensi 133MHz, access-time 7,5ns serta mengalirkan data 1,06GB/s, SDRAMPC150, ciptaan Mushkin, berfrekuensi 150MHz, tegangan 3,3V, access-time 7ns.
        Rambus menciptakan RDRAM(1999) yang berkecepatan tinggi dan menjaga memori tidak panas serta DRDRAM berfrekuensi 800MHz, mengalirkan data 1,6GB/s, serta tegangan 2,5V. Namun, memori-memori ini kurang diminati karena mahal. Tahun yang sama, DDRRAM diciptakan.
       Crucial menciptakan DDRSDRAM(2000) berkemampuan 2x dibanding SDRAM, karena setiap putaran melakukan 2 pekerjaan. Perkembangannya berlanjut dengan low power&more speed, dari DDR2SDRAM(2003), DDR3SDRAM(2007), DDR4SDRAM(2014), dan DDR5SDRAM(2019).


2) Read Only Memory(ROM)

       Memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik.
  • PROM(1956): Programnya diisi oleh pabrik serta tidak dapat dihapus
  • EPROM(1971): Programmya dapat ditulis electrically dan erasable jika terkena UV.
  • EEPROM(1983): Data dapat disimpan permanen serta masih bisa dihapus electrically melalui program.

3) Cache Memory
       Memori berkecepatan tinggi sebagai perantara RAM dengan CPU. Sejarahnya berkaitan dengan penemuan dan penggunaan memori virtual. Sejak 1980-an, Mikroprosesor maju lebih cepat daripada memori, terutama frekuensi operasinya, sehingga kinerja memori menjadi bottleneck. Maka diperkenalkanlah memori cache berkecepatan tinggi.

B. Memori Eksternal


       Peranti penyimpanan data permanen dan takkan hilang walaupun komputer dimatikan. Berawal dari Punch-Card(1725) diciptakan Bouchon berbentuk kertas kaku berisi perintah untuk mengendalikan mesin otomatis atau data aplikasi pengolahan dalam bentuk lubang serta menyimpan pengaturan untuk mesin yang berbeda. Punch-Tape(1846) muncul dimana setiap baris menampilkan satu karakter dan dapat dilipat sehingga dapat menyimpan data lebih banyak.
       Selectron-Tube(1946) berbentuk tabung vakum penyimpan data digital sebagai muatan elektrostatik. Namun, harganya sangat mahal. Magnetic-Tape(1950-an) diciptakan berbahan magnetik yang dilapiskan pada plastik tipis yang dapat menyimpan data setara 10.000 Punch-Card. Magnetic-Drum(1950-an) diciptakan Tauschek untuk menunjang komputer IBM650.
       HardDisk-Drive(1956) diciptakan Reynold berkapasitas 5 MB dan berukuran 24 inch. Compact-Cassette(1963) berbentuk kotak kecil berisikan pita magnetik untuk merekam data suara. Disket(1969) menyimpan data sebanyak 256KB dan berukuran 8inch.
       Laser-Disk(1972) yaitu piringan optikal yang digunakan pada kedua sisinya untuk menyimpan video dan dapat diputar dengan laser. LD dikembangkan menjadi Compact-Disk(1979) yang berukuran lebih kecil. CD pun berkembang dengan kapasitas semakin besar, yaitu DVD(1995), Bluray(2002) dan HD-DVD(2006).
       Memory-Card(1990-an) dikeluarkan untuk device yang praktis serta mempelopori lahirnya Flashdisk(1999) yang dapat memindahkan data antar komputer. Zip-Disc (1994) sebagai disk berlapis magnetik berkapasitas 100-750Megabyte. 
       Solid-State-Disk(SSD) yang berbasis ChipFlash nonvolatile. Terakhir, Cloud-Storage yang menyimpan secara online, yaitu pada server virtual sehingga dapat diakses dari berbagai komputer melalui jaringan internet.

Sumber:

Komentar